Hukum  

Kemenkumham Sumsel Ikuti Peningkatan Kompetensi Perancang Peraturan Perundang-undangan

Adapun narasumber nya adalah Feri Amsari yang merupakan seorang aktivis hukum dan akademisi Indonesia. Feri mengatakan bahwa membangun harmonisasi peraturan di lebih dari 1 lembaga merupakan tantangan tersendiri bagi para perancang. “Dibutuhkan ketelitian dalam membangun harmonisasi, baik itu terkait harmonisasi peraturan perundang-undangan di dimensi peraturan daerah maupun undang-undang diatasnya”, tambah Feri.

Kakanwil Kemenkumham Sumsel, Harun Sulianto berharap melalui kegiatan ini diharapak dapat meningkatkan kualitas tenaga perancang PP di Sumsel .
terdapat solusi atas problematika pada proses perancangan perundang-undangan. Diharapkan kedepannya akan ada sistem yang terstruktur dalam merancang undang-undang sehingga tercipta aturan yang lebih sistematis sebagai standarisasi dalam melakukan perancangan perundang-undangan.

Saat ini di Kanwil Kemenkumham Sumsel ada sebanyak 22 orang fungsional Perancang peratutan perundang undangan. Pada tahun 2021, sebanyak 4 (empat) produk hukum daerah telah difasilitasi, dan 40 rancangan peraturan daerah di harmonisasi. Sedangkan pada tahun 2022 sebanyak 16 produk hukum daerah telah di fasilitasi , dan 8 rancangan produk hukum daerah yang telah diharmonisasi.