Lahat, Sumseltoday.com – Pada perencanaan (RKPD) Rancangan Kerja Perangkat Daerah (RKPD) tahun 2021 mendatang,lebih menitik beratkan penurunan angka kemiskinan di Kabupaten Lahat.Dimana, sejauh ini, Bumi Seganti Setungguan berada di peringkat ketiga termiskin di Propinsi Sumatera Selatan.

“Kalau pada pemerintahan sebelumnya, Lahat masuk dua besar, kini, secara bertahap turun satu tingkat ke posisi ketiga,” terang Wakil Bupati (Wabup) Lahat, H Haryanto SE MM MBA, dalam sambutannya dalam pelaksanaan Rapat RKPD tahun 2021 di Grand Zury Hotel,Rabu (26/02/2020).

Untuk menurunkan angka kemiskinan semakin baik, maka, dibutuhkan kerjasama baik antara pihak warga, organisasi perangkat daerah (OPD), posyandu, bahkan puskesmasoun harus terlibat didalamnya.

“Saling berkaitan satu dengan lainnya, dengan demikian, kemiskinan yang ada di perdesaan mampu diturunkan, dengan menciptakan lapangan pekerjaan ataupun melalui dana desa,” ungkap H Haryanto.

H Haryanto menambahkan, peran dana desa sangat membantu dalam menekan kemiskinan di desa. Banyak potensi dapat diciptakan untuk memperkerjakan warga lokal. Dengan demikian, menciptakan sumber daya manusia (SDM) berkualitas.

“Tenaga kerja dari warga setempat, secara tidak langsung dapat membantu perekonomian mereka. Oleh sebab itulah, perlunya saling berkomunikasi, fokus, bersinergis menuju Lahat berCAHAYA,” bebernya.

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Lahat, Ir Herman Oemar MM mengemukakan, salah satu sasaran prioritas pada RKPD 2021 mendatang yakni, penurunan tingkat kemiskinan memang pada misi tahun ketiga, pasangan Cik Ujang SH-H Haryanto SE MM MBA.

“Caranya, meningkatkan pertumbuhan ekonomi, kesejahteraan sosial maupun kesempatan bekerja,” jelasnya.

Ia menuturkan, disamping itu, dalam peningkatan sumber daya manusia (SDM), infrastuktur dan konektivitas yang berkualitas serta percepatan reformasi birokrasi, dalam rangka peningkatan pelayanan publik.

“Empat poin inilah, menjadi prioritas pembangunan daerah Kabupaten Lahat pada 2021 mendatang,” tutur kepala bappeda lahat.(AN.07)