“yang terparah, adanya oknum yang mengatakan obat BPJS nya habis, namun bisa beli ke dia(oknum perawat),sembari menunjuk rekan perawatnya”,Ungkap Adrian
“Pihak Ombusdman telah melakukan konfirmasi langsung terkait masalah perawat yang melakukan penjualan obat tanpa melalui prosedur kepada pihak dirumah sakit tersebut. Dan saat ini tinggal bagaimana pihak RS menindak lanjuti temuan tersebut,” tambah Adrian.
Di tempat yang sama juga hadir Kepala Bidang Perencanaan RSUD Ogan Ilir Muhammad Akhyar, ketika dimintai klarifikasi terkait hal ini menjelaskan.
”Kami sangat berterima kasih atas temuan Ombusdman tentang kasus ini, kami berjanji akan menyelidiki permasalahan ini secara benar sehingga tidak ada pihak yang merasa dirugikan,” terangnya.
“Kami memang sedang memperbaiki sistem yang ada sekarang sehingga dapat memberikan pelayanan yang lebih baik kedepannya untuk pasien dan keluarga. Sekali lagi kami ucapkan terima kasih untuk Ombusdman atas temuan ini, sehingga menjadi referensi dalam memperbaiki sistem rumah sakit kita,” tutup Akhyar.(red-1)






