Izin Sholat Dzuhur, Riansyah Seorang Napi Kasus Narkoba Lapas Empat Lawang Kabur

Foto Riansyah Seorang Napi Kasus Narkoba Lapas Empat Lawang Kabur (sumber SDP Lapas Empat Lawang)

Sumseltoday.com, Empat Lawang – Riansyah, seorang Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) kasus narkoba, dikabarkan kabur dari Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Empat Lawang, Sumatera Selatan, pada Minggu (2/1/2022) kemarin. Warga Binaan dengan vonis sembilan tahun kurungan penjara tersebut kabur dengan modus setelah izin untuk sholat Dzuhur serta memanfaatkan petugas Lapas yang diduga lalai.

Seperti yang dilansir dari Hembusan.com, Riansyah merupakan warga Desa Lubuk Layang, Kecamatan Pendopo Kabupaten Empat Lawang, baru menjalani enam bulan kurungan dari masa hukuman sembin tahun penjara.

Kepala Lapas Kelas IIB Empat Lawang, Ridwantoro membenarkan tahanan bernama Riansyah kabur usai minta izin untuk menjalankan salat Dzuhur. “Dia kabur usai salat Dzuhur. Saat dilakukan penghitungan ulang tahanan, Riansyah sudah tidak ada,” ujarnya, Senin (3/1/2022).

Hingga saat ini, kata Ridwantoro, pihaknya masih terus melakukan pengejaran, seperti mendatangi rumah keluarganya. Bahkan, pihaknya mengimbau Riansyah segera menyerahkan diri. “Sampai sekarang tahanan belum ditemukan. Kita terus berusaha melakukan pengejaran. Termasuk mengimbau menyerahkan diri,” katanya.

Sementara itu, Kepala Kesatuan Pengamanan Lembaga Pemasyarakatan (KPLP) Empat Lawang, Hamid mengaku kapasitas ruangan tahanan di Lapas tersebut overload. “Kapasitas Lapas itu untuk 93 orang. Sedangkan tahanan yang ada sebanyak 288 orang, jadi overload,” katanya. (rel)

Baca juga  Kakanwil Kemenkumham Sumsel Sambut Kunjungan Komite I DPD RI di Kantor Imigrasi Palembang