Infrastruktur Gagal: Palembang Dikepung Banjir, Drainase Kota Disebut Salah Satu yang Terburuk

  1. Sistem drainase yang buruk dan tidak terawat.
  2. Tata ruang kota yang carut-marut.
  3. Minimnya kesadaran serta pengelolaan kebersihan kota.

Curah Hujan Meningkat dan Dampak ke Warga

Kepala Stasiun Meteorologi SMB II Palembang, Siswanto, menjelaskan bahwa genangan ini dipicu oleh peningkatan curah hujan yang signifikan akibat wilayah Sumsel memasuki masa pancaroba atau peralihan musim. Tercatat curah hujan berada pada intensitas sedang hingga lebat, dan diprediksi potensi hujan serupa masih akan terjadi dalam tiga hari ke depan.

Dampak banjir kali ini dirasakan lebih berat oleh warga. Nina, salah satu warga Kecamatan Ilir Timur I, mengeluhkan air yang biasanya hanya menggenangi jalan kini mulai masuk ke dalam rumah.

“Sudah lama tidak banjir sampai masuk rumah, hari ini masuk. Hujan memang sangat deras lebih dari satu jam disertai angin kencang,” ungkapnya.

Kondisi ini menjadi peringatan keras bagi pihak berwenang untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengendalian banjir di Kota Palembang agar kerugian warga tidak terus berulang.