Alex: Pemerintah Akan Jamin Pendidikan Korban Bencana Longsor Sungai Are

Rombongan Gubernur Alex Noerdin, Anggota Komisi I DPRD Sumsel Sri Mulyadi, Bupati Popo Ali dan jajarannya saat kunjungan ke Lokasi Bancana Longsor Sungai Are, OKU Selatan

Alex Noerdin meminta agar para keluarga korban yang ditinggal orang tuanya terlebih lagi yang masih bersekolah dapat diperhatikan. Diapun meminta pemerintah setempat agar dapat memberikan jaminan pendidikan gratis hingga sampai bangku kuliah.

“Mereka ini tak ada lagi orang tua dan saudara. Jadi pendidikan mereka jadi tanggung jawab pemerintah daerah. Harus itu, Juwita akan kita tanggung pendidikan kalau bisa sampai bangku kuliah,” tegasnya.

Sementara itu, Bupati Popo Ali mengatakan dengan adanya kejadian yang merenggut korban hingga meninggal dunia ini bisa menjadikan ujian kita semuanya, serta semua bisa lebih baik ke depan mengutamakan sifat gotong royong agar semua kejadian dapat teratasi dengan baik.

“Kita berterima kasih dengan hadirnya Gubernur Sumsel, bentuk peduli dan cintanya kepada kita, Ini juga dikatakan salah satu dukungan agar dapat dilewati serta dilalui seiring kedatangan Gubernur,” ucapnya.

Selanjutnya dirinya menginformasikan bahwa pada saat kejadian tim reaksi cepat Badan Penanggulangan Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel dan Dinas Sosial (Dinsos) Provinsi Sumsel respon begitu cepat memberikan pertolongan penyelamatan bertindak dan diberikan bantuan serta juga Kementrian Sosial.

Sementara itu Sri Mulyadi, SE, M.Si anggota DPRD Provinsi Sumsel Komisi I dari Dapil V yang turut membersamai Gubernur Alex Noerdin dari Palembang hingga ke titik lokasi bencana juga menyampaikan rasa duka dan keprihatinannya akan kejadian yang menimpa warga Kecamatan Sungai Are.

“Saya turut berduka dan prihatin dengan kejadian musibah ini, saya berharap warga yang menjadi korban tetap bersabar atas cobaan ini. Insya Allah di setiap musibah ada hikmahnya” papar Sri Mulyadi saat berada di lokasi bencana.

Dalam kesempatan ini juga, Gubernur Alex Noerdin memberikan bantuan kepada para korban berupa bantuan logistik seperti perlengkapan dapur, perlengkapan makan dan bantuan dana guna meringankan beban korban. (Dr)