Baturaja – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja terus menunjukkan komitmennya dalam pemenuhan hak dasar kesehatan bagi warga binaan. Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah pelaksanaan kegiatan **Pemantauan Kesehatan dan Pemberian Makanan Tambahan (PMT)** secara rutin, yang difokuskan kepada kelompok rentan, yakni warga binaan lanjut usia (lansia) serta warga binaan yang mengidap penyakit kronis. Kegiatan ini dilaksanakan pada Jumat (12/12/2025).
Pemantauan kesehatan dilakukan oleh tim medis Rutan Baturaja melalui pemeriksaan kondisi fisik secara berkala, pengukuran tekanan darah, pengecekan kadar gula darah, serta pemantauan lanjutan terhadap warga binaan dengan riwayat penyakit kronis seperti diabetes melitus, hipertensi, dan tuberkulosis.
Kepala Rutan Baturaja, **Fitri Yady**, menegaskan bahwa kesehatan warga binaan merupakan prioritas utama dalam penyelenggaraan layanan pemasyarakatan.
> “Warga binaan lansia dan mereka yang memiliki penyakit kronis membutuhkan perhatian dan penanganan khusus. Melalui pemantauan kesehatan secara rutin, petugas medis dapat melakukan deteksi dini terhadap potensi komplikasi serta memastikan perawatan yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Selain pemeriksaan kesehatan, Rutan Baturaja juga menyalurkan **Makanan Tambahan (PMT)** yang disesuaikan dengan kebutuhan gizi warga binaan lansia dan penderita penyakit kronis. PMT ini bertujuan untuk meningkatkan asupan nutrisi, menjaga daya tahan tubuh, serta mendukung proses pemulihan dan stabilitas kesehatan warga binaan.
Dengan adanya pemantauan kesehatan yang intensif dan dukungan pemenuhan gizi yang optimal, Rutan Baturaja berharap kondisi kesehatan warga binaan tetap terjaga dengan baik. Hal ini diharapkan dapat menunjang kelancaran proses pembinaan, sekaligus mewujudkan layanan pemasyarakatan yang humanis, profesional, dan berorientasi pada pemenuhan hak asasi manusia.










