Baturaja, Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja menghadiri kegiatan *Talk Show* **Legal Coaching Clinic (LCC)** yang diselenggarakan oleh Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Sumatera Selatan di Atrium OPI Mall Palembang. Kehadiran ini menjadi wujud nyata komitmen Rutan Baturaja dalam memperkuat layanan bantuan hukum bagi warga binaan.
Legal Coaching Clinic merupakan program strategis Ditjen Pemasyarakatan yang bertujuan menghadirkan edukasi hukum yang mudah dipahami, terjangkau, dan inklusif bagi seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan. Melalui kegiatan ini, akses terhadap layanan hukum yang setara terus didorong agar setiap warga binaan di Lapas, Rutan, dan LPKA memperoleh haknya tanpa diskriminasi.
Kepala Rutan Baturaja menyampaikan bahwa layanan hukum yang kuat menjadi bagian penting dalam memenuhi hak dasar warga binaan.
> *“LCC ini memberikan ruang edukasi hukum yang terbuka dan informatif. Kegiatan seperti ini sangat membantu meningkatkan pemahaman warga binaan maupun masyarakat terhadap hak dan kewajiban hukum mereka,”* ungkap Karutan.
Kegiatan *Talk Show* ini juga menunjukkan kuatnya kolaborasi antar pemangku kepentingan—baik dari Kanwil Ditjenpas, lembaga hukum, akademisi, maupun praktisi—dalam mewujudkan keadilan yang berkelanjutan. Kolaborasi tersebut menjadi fondasi penting bagi terciptanya layanan hukum yang humanis, transparan, dan berorientasi pada kepastian hukum.
Lebih dari sekadar diskusi, Legal Coaching Clinic hadir sebagai langkah konkret dalam mendorong peningkatan kualitas pelayanan hukum pemasyarakatan. Edukasi yang disampaikan di ruang publik seperti mall memperluas jangkauan informasi hukum kepada masyarakat dan memperkuat pemahaman bahwa pemasyarakatan merupakan bagian dari sistem peradilan yang aktif memberikan kontribusi positif.
Melalui kegiatan ini, Rutan Baturaja menegaskan dukungannya terhadap program *Legal Clinic Collaboration*—gerakan bersama untuk mewujudkan keadilan yang inklusif bagi semua. Kehadiran Karutan dalam kegiatan ini juga sejalan dengan semangat *Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak*, yang menekankan pentingnya kerja nyata dan kontribusi berkelanjutan dalam pelayanan publik.












