Terpisah, salah satu warga menyangkal.
“Kami curiga jika ini di duga hanya akal akalan pihak proyek supaya bisa mendapat kan ke untungan lebih, sebab dari papan untuk jembatan saja mereka seperti nya sudah keberatan apa lagi di tambah dengan saluran pembuangan air kami, mereka sebelum nya mengatakan tidak mau membuat kan saluran pembuangan air, itu kan resiko pihak proyek karna sebelum saluran pembuangan air kami memang berada di situ, tapi kenapa setelah warga memberikan uang mereka lalu mau dan menyanggupi nya, ini kan aneh, coba di bayang kan tempat proyek pembuatan siring ini dari sepanjang jalan dokter setia budi ini ada sekitar 300 meter panjang nya dan ada puluhan ruko dan rumah yang di lewati jika mereka menerima uang Rp.60.000 dari satu tempat pembuangan air berarti sudah berapa uang yang mereka dapat” keluh seorang warga yang nama nya tidak mau di sebut.
(Hend/yos)












