Semakin Hari Elektabilitas HDMY Semakin Tak Terkejar

Agusta Surya Buana menyampaikan ada beberapa akrobat politik yang dilakukan timses atau pendukung paslon tertentu dengan misalnya mengumbar polling media on line atau polling surat kabar, namun metode polling seperti itu sama sekali tidak bisa dipertanggungjawabkan secara ilmiah. “Itu main-main saja, hiburan. Mungkin menghibur diri dari peta survei ilmiah yang sesungguhnya,” ujarnya.

Agusta Surya Buana menambahkan akrobat paling berbahaya yang akan mencederai demokrasi dan merusak pilkada Sumsel adalah dimanfaatkannya ajang sosialisasi Asian Games untuk kampanye salah satu paslon. Banyak pihak sudah mengadukan persoalan ini bahkan hingga ke Kemenpora dan wapres selaku panitia Asian Games. Selain itu menurutnya ada juga muncul di pilkada Sumsel kasus dimana ada lembaga yang tidak jelas rekam jejaknya tetapi menyampaikan temuan survei. Jejak digital lembaga maupun direkturnya tidak bisa didapatkan, apalagi jejak digital survei sebelumnya. “Saat kita googling, itu nama lembaga tidak ketemu, direkturnya juga tidak jelas,” tanyanya sambil bergurau.