Sebelumnya, melalui keterangan resminya, Dinas PU BMTR Sumsel menyampaikan bahwa perbaikan yang dilakukan saat ini merupakan langkah cepat untuk menjaga keamanan dan kelancaran lalu lintas. Sementara untuk perbaikan permanen (layering), dijadwalkan akan dilaksanakan pada April–Mei mendatang sesuai tahapan teknis.
Pekerjaan sementara itu disebut sebagai upaya antisipasi terhadap potensi gangguan fungsi struktur flyover, sembari menunggu proses teknis perbaikan menyeluruh.
Meski demikian, kritik yang muncul menjadi perhatian publik. Mengingat Flyover Jakabaring merupakan salah satu akses vital di Kota Palembang, kualitas infrastruktur dinilai harus menjadi prioritas utama, terlebih menyangkut keselamatan pengguna jalan.
Pengamat kebijakan publik menilai, transparansi spesifikasi teknis dan standar pekerjaan perlu disampaikan secara terbuka agar masyarakat memahami tahapan perbaikan yang sedang berjalan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada tanggapan lanjutan dari pihak terkait mengenai kritik yang disampaikan tersebut.






