
“Anak-anak memiliki banyak kesempatan untuk membangun masa depan, mereka harus berperan aktif dalam mencegah terulangnya tindakan kriminal yang dapat memperburuk keadaan mereka dan keluarganya, sekaligus dapat memberikan pandangan kepada teman-teman atau keluarganya di lingkungan masyarakat nanti agar tidaki melakukan tindakan kriminal kembali,” jelasnya.
Lebih lanjut, Fahmi berharap semoga kegiatan ini dapat menambah pengetahuan dan pemahaman andikpas di LPKA Palembang mengenai hak-hak yang bisa mereka dapatkan di Lapas hingga apa saja yang mereka harus lakukan ketika kembali ke masyarakat.
“Kami berharap UNSRI sebagai lembaga pendidikan tinggi dapat berperan aktif dalam menghadapi permasalahan di bidang perlindungan anak umumnya dan terkhusus perlindungan anak yang berkonflik dengan hukum yang sedang menjalani masa hukumannya,” tutupnya. (*)












