General Manager PLN UID S2JB, Amris Adnan mengatakan, cuaca ekstrim di wilayah kerja Sumatera menjadi salah satu tantangan dalam menjaga kelistrikan di Bulan Ramadhan Tahun 2023.
“Cuaca ekstrim menjadi perhatian kami sekaligus juga tantangan dalam menjaga keandalan listrik di Bulan Ramadhan tahun ini. Meskipun tak bisa kita cegah, PLN UID S2JB akan selalu berupaya mengantisipasi dan bergerak cepat jika terjadi gangguan, khususnya akibat cuaca ekstrim” kata Amris.
Amris juga menghimbau masyarakat untuk senantiasa _aware_ terhadap pengamanan listrik di rumah masing-masing.
“Saat cuaca ekstrim, kepedulian dan peran serta masyarakat sangat membantu kami. Jika terjadi gangguan, bisa segera lapor melalui PLN Mobile ataupun contact center PLN, khususnya jika ada gardu atau rumah pelanggan terendam. Untuk penormalan kelistrikan, demi keselamatan pelanggan tentunya perlu waktu dan dilakukan setelah instalasi dipastikan kering” tambah Amris.
Selama periode Ramadan, pengamanan listrik diprioritaskan pada beberapa titik lokasi khusus yang terdiri dari 82 masjid dan 243 vanue. Selama massa siaga ini, 51 gardu induk di lingkungan kerja UID S2JB akan dioptimalkan untuk mendukung kenyamanan aktivitas ibadah masyarakat.






