Budaya  

Enam Seniman Sumsel Terima Penghargaan

Sumseltoday.com, Palembang – Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan bersama Dewan Kesenian Sumsel (DKSS) memberikan penghargaan kepada enam orang seniman Sumsel pada Pagelaran Malam Anugerah Seni Batang Hari Sembilan di Ballroom Hotel Swarna Dwipa Palembang. Sabtu (20/11)malam

Adapun Ke enam orang seniman tersebut adalah, Muhammad Idrus pemenang kategori seni rupa, Cagar Sentosa pemenang seni tari, Guntur Alam pemenang seni sastra, Yus Ilyas pemenang seni teater, Saiful M Ali pemenang seni musik, serta Ismail Rahmawan sebagai pemenang seni film.

Selain memperoleh piagam penghargaan, para seniman penerima anugerah tersebut juga memperoleh hadiah biaya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumsel, Aufa Syahrizal, SP. M.Sc dalam sambutannya mengatakan, pihaknya bersama DKSS memberikan penghargaan ini agar dapat memotivasi semangat para seniman maupun budayawan Sumsel agar terus berkarya.

“Pemberian penghargaan ini sebagai bentuk penghargaan kami Pemerintah Provinsi Sumsel terhadap para seniman, sekaligus untuk memotivasi para seniman sumsel agar tetaplah berkarya,” ujarnya

Kemudian Aufa Menyampaikan terima kasih kepada para seniman yang selalu exist melestarikan seni dan budaya Sumsel.

“kita ketahui bersama Sumsel ini beragam seni dan budaya, berkat seniman semuanya itu tidaklah punah” ungkapnya

“Siapa lagi yang akan melestarikan budaya kita, siapa lagi yang akan mengembangkan budaya kita, kalau bukan kita terutama para seniman, mari para seniman tetaplah berkarya, dan jangan lupakan kearifan lokal kita” harap Aufa.

Sementara, Sekretaris Dewan Kesenian Sumatera Selatan (DKSS), Surono, S.Pd. mengatakan, pihaknya bangga karena di Sumsel terbilang banyak senimannya.

“Kita sudah mulai itu tiga bulan yang lalu, antusias para seniman mengikuti kontestan ini luarbiasa, dari data yang masuk mencapai seratus lebih, namun yang masuk kategori atau standar untuk penilaian kita sekira 60 karya” ungkap Surono

Lanjut Surono menyampaikan, Ini salah satu langkah untuk menjaga kesenian Sumsel, dan untuk membangkitkan semangat para seniman Sumsel untuk tetap berkarya.

“Kedepan ajang Anugerah Seni Batang Hari Sembilan ini agar dapat direspon oleh kabupaten kota di Sumsel, supaya dapat diakses cepat oleh masyarakat ataupun seniman, kalau selama inikan hanya melalui satu pintu yakni Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Sumsel, menurut kami itu masih dirasakan kurang”, pungkas Surono mengakhiri.

Untuk diketahui, Batanghari Sembilan adalah istilah untuk kebudayaan yang berbasis pada sungai yang berkembang di Sumatera bagian Selatan.

Istilah ini juga digunakan untuk irama musik dengan petikan gitar tunggal yang berkembang di wilayah itu.

Dalam Bahasa Indonesia, Batanghari Sembilan berarti sembilan anak sungai besar. Istilah ini diduga berdasar dari anak-anak sungai Musi yang berjumlah sembilan, yaitu Kelingi, Beliti, Lakitan, Rawas, Rupit, Lematang, Leko, Ogan, dan Komering. (*).