Kemenkumham Sumsel Terima Vaksinasi Covid-19 Tahap II

Palembang, Sumseltoday.com – Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan mendukung Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan yang tengah gencar melakukan vaksinasi sebagai salah satu upaya untuk mempercepat herd immunity di masyarakat agar tidak mudah terpapar COVID-19. Oleh karenanya, ASN Kemenkumham Sumsel kembali menerima vaksinasi tahap II, sebagai lanjutan vaksinasi tahap I pada akhir Maret lalu. Sebanyak hampir 150 pegawai, disuntikkan vaksin Sinovac Multidose, 1 dosis untuk 10 orang, yang telah dinyatakan halal.

https://www.tiktok.com/@kumhamsumsel/video/6963486468144663809

 

Bertempat di aula Kanwil, kegiatan diawali dengan arahan dari Sekertaris Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel (dr.Trisnawarman), dan dibuka secara resmi oleh Kepala Divisi Administrasi (Rifqi Adrian Kriswanto). Seperti sebelumnya, tahapan vaksinasi dimulai dengan registrasi, cek suhu tubuh dan tekanan darah, screening oleh dokter, hingga terakhir penyuntikan vaksin. Puluhan tenaga kesehatan / petugas medis menjalankan prosedur vaksinasi dengan protokol kesehatan pencegahan Covid-19.

“Pada kesempatan ini kami ingin menyampaikan ucapan terima kasih kepada tim dari Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan yang telah membantu sehingga pelaksanaan vaksinasi di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Sumatera Selatan dapat berjalan baik sebagaimana mestinya,” ujar Rifqi.

Rifqi menambahkan, jumlah pegawai yang telah melaksanakan vaksinasi tahap pertama di kantor wilayah sebanyak 148 orang dan 42 orang belum vaksinasi tahap pertama dikarenakan tidak memenuhi syarat kesehatan yang ditentukan, sehingga total pegawai berjumlah 190 orang.

Sementara itu, dr. Trisnawarman menjelaskan bahwa jika di tahap pertama intinya vaksinasi adalah virus yang dilemahkan, di tahap kedua ini penyuntikan sinovac yakni untuk mematikan virus. Ia juga menghimbau masyarakat untuk tetap menjalankan protokol 5M sebagaimana arahan Presiden.

“Mereka yang sudah vaksin tahap 2, akan terdapat reaksi perubahan atau kekebalan yang mulai terbentuk dua minggu kedepan. Kita harapkan tetap menerapkan prokes, jaga jarak, dan menjaga kondidifitas tubuh karena pandemi belum berakhir”, jelasnya. (Rel)