PALEMBANG.Sumseltoday.com-Sebanyak 20 pengemudi pelayaran rakyat tranportasi perairan mendapatkan bimbingan dan pelatihan dari Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan, digelarnya pelatihan ini agar dapat menurunkan tingkat kecelakaan angkutan umum perairan. Hal ini dikatakan Kepala Jasa Raharja Cabang Sumatera Selatan Jhon Veredy Panjaitan, SE pada sambutannya di The Zuri Hotel Palembang. Selasa (17/09)
“Upaya untuk keselamatan lalulintas dan angkutan perairan tidak akan efektif tanpa partisipasi publik secara luas, khususnya dari kalangan pemilik atau nakhoda, karena posisinya sebagai agen perubahan di kalangan moda transportasi massal,Ujarnya.
Dijelas Jhon Veredy,dari anggaran santunan UU.No. 33 tahun 1964 yg tersedia bagi korban kecelakaan angkutan umum darat,udara dan laut/perairan di Jasa Raharja Cab.Sumatera Selatan tahun 2019,kebanyakan kecelakaan dan santunannya didominasi oleh alat angkutan pelayaran rakyat, hal ini dapat kita lihat berdasarkan data pembayaran santunan korban kecelakaan di wilayah Sumatera Selatan.
Pemakaian alat transportasi umum perairan terus meningkat, mengharuskan pemahaman tentang peraturan lalu lintas di perairan. Ini demi kelancaran dan keselamatan.
Program pendidikan dan pelatihan Nakhoda teladan ini disambut baik oleh para peserta, hal ini diungkapkan
Jailani selaku Ketua paguyuban sopir ketek palembang,
“terimakasih kepada Jasa Raharja, selama ini Kitak tak paham mengenai aturan lalu lintas perairan, dengan adanya ini nambah pengetahuan dan kita akan bantu sosialisasi ke teman teman sesama nakhoda, kami berharap kegiatan pelatihan ini sering dilakukan. Ujar Jailani.
Turut hadir sebagai pemateri dalam pelatihan tersebut, AKBP Munaspin mewakili Direktur Kepolisian Perairan Polda Sumsel, Sadiman Kabid Dinas Perhubungan Sumsel dan Jajaran Jasa Raharja cabang Sumatera Selatan. (**)












