Dalam sambutannya, Dudy Setiady menyampaikan, “Bahwa bantuan ini bersumber dari potongan zakat pegawai PLN seluruh Indonesia, semoga bisa bermanfaat untuk anak-anak,” katanya saat membagikan School Kit, Jumat (4/1/2019).
Aldan (10) tahun, salah satu anak korban Tsunami Lampung yang menerima School Kit, terlihat senang dan kegirangan saat dirinya membuka paket School Kit yang berisikan tas, buku, pulpen, pensil, pewarna, penggaris dan kotak pensil,” Horee, Asik, Alhamsulillah, terima kasih pak,” ungkapnya dengan nada girang.
Di Lampung Selatan, ada dua daerah yang terdampak parah. Yakni Desa Wai Muli dan Desa Kunjir. Di Desa Wai Muli, korban meninggal terdata 28 orang, hilang 9 orang.(Red)












