Banyuasin Online, Betung – Warga Desa Taja Raya, Kecamatan Betung, Kabupaten Banyuasin, mendadak ramai setelah tiga warga setempat tewas seketika dan dua lainnya kritis akibat terhirup gas beracun di sumur umum desa tersebut.

Menurut keterangan Alpas keluarga korban saat dihubungi, Kamis (19/5), dua warga yang tewas merupakan bapak dan anak, Miker (35) dan Kepri (15) anaknya sementara satu korban lagi Alam (42) tetangganya.

“Sementara dua warga lagi, Irawan (30) dan Barito (32) sempat kritis namun bisa diselamatkan,” kata Alpas, Kamis (19/5/2016).

Dia melanjutkan, kejadian nahas tersebut bermula ketika Kepri hendak mengambil air di dalam sumur di kediaman Irawan, Rabu 18 Mei 2015. Sumur sedalam 10 meter dengan diameter 1,5 meter itu selama ini memang digunakan sebagai sumur umum.

“Saat hendak mengambil air, mesin pompanya mengalami kerusakan. Saat hendak diperbaiki mesin nya jatuh ke dalam sumur,” katanya.

Kepri kemudian turun menggunakan tali untuk mengambil mesin tersebut, namun selama tidak kurang 30 menit Kepri tak kunjung naik. “Melihat anaknya terlalu lama di dalam sumur, ayah Kepri yakni Miker memanggil anaknya tersebut dari atas namun tidak ada sahutan,” jelasnya.

Khawatir terjadi sesuatu, Miker pun turun ke dalam sumur untuk memastikan keadaan anaknya tersebut. Namun, sama seperti anaknya, Miker malah tidak kembali ke atas. Warga sekitar yakni Alam, Irwanto yang memiliki sumur, berusaha menyelamatkan keduanya dengan mengajak warga lainnya yakni Barito.

“Irwanto dan Barito tidak tahan di dalam sumur karena seperti ada bau gas tajam sekali. Mereka berdua naik, namun Alam, Miker dan Kepri masih di dalam, kami sempat tidak tahu bagaimana kondisinya,” kata Alpas.

Dia pun melaporkan kejadian tersebut ke Kades Taja Raya II, sejurus kemudian pihak pemdes menghubungi Polsek Betung dan Petugas Pemadam Kebakaran (PBK) Kecamatan Betung untuk ikut membantu mengevakuasi ketiga warganya yang ada di dalam sumur.

“Tim PBK turun menggunakan tangga dan tali, petugas itu juga memakai masker karena dari sekitar sumur itu mengeluarkan bau gas yang tajam sekali. Ketika diangkat ke atas, ketiganya sudah meninggal dunia,” timpal Kades Taja Raya II Hamka Edi.

Hamka menyebutkan, kejadian tersebut menyebabkan tiga warganya meninggal dunia, yakni Miker, Kepri dan Alam. “Saat diangkat dari dalam sumur, ketiganya langsung di bawa ke RSUD Banyuasin,” kata Hamka.

Hamka menyebutkan, jika didalam sumur tersebut diduga mengandung gas beracun. “Mungkin ada gas di dalamnya, karena dari atas saja sudah ketara sekali baunya,” tegas Hamka

Sementara, Kapolsek Betung AKP Zulfikar SH membenarkan kejadian tewasnya tiga warga Taja Raya II di dalam sumur. “Namun, penyebabnya masih diselidiki apakah ada gas atau tidak, sekarang di lokasi kejadian sudah dipasang police line,” pungkasnya. (oz.bo)