Sambung Irene, “Homestay terdata untuk saat ini ada 28 homestay secara perpajakan. Jadi apabila ada yang singgah, maka akan dikenakan pajak bagi mereka, tidak usah di khawatirkan homestay di Sumsel ini banyak, lebih dari cukup”.
Irene Menjelaskan, untuk Nomadic sampai saat ini ada 50 kamar yang ditempatkan dikawasan Dekranasda Jakabaring diseluruh Indonesia. para tamu kebanyakan tinggal di Hotel dan ada juga sebagian kecil yang tinggal homestay.
“wisatawan bisa di jelaskan dan di arahkan sesuai keinginannya kemana, apakah di dusun-dusun, dikota, di pesisir, maupun di kampung seperti Al Munawar, Kampung Kapitan, dan Rumah Tua itu bagus untuk dijadikan Nomadic Tourism, sejauh ini persiapan hotel di Palembang sudah sangat cukup,” terangnya.
“kita targetkan dalam kunjungan destinasi itu sebanyak banyaknya. Jangankan tempat wisata, restoran dan kuliner juga kita targetkan”,
“Pagelaran nantinya akan dipusatkan di Benteng Kuto Besak (BKB) dan tempat-tempat lain. Karena kita ingin memecahkan konsentrasi massa yang ada di Jakabaring jangan terfokus disana semua. Kita juga bisa berikan pilihan kedaerah-daerah destinasi wisata sehingga dampak penyebaran juga banyak,” tutupnya.(red-1)












