Sumseltoday.com, Lahat – Sungguh tak patut dicontoh apa yang dilakukan orang terdekat dengan Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Lahat ini, sebut saja inisial DS (35), warga Gunung Gajah, sopir pribadi yang tercatat sebagai tenaga kerja sukarela (TKS) Disdik Lahat ini dari info terakhir yang berhasil dihimpun, kedapatan menggunakan narkotika jenis sabu sabu, bersama seorang rekan TKSnya yang lain, yaitu YS (41) sehingga mesti meringkuk di penjara, karena ditangkap jajaran Satres Narkoba Polres Lahat, pada Selasa (19/9) lalu.

Penangkapan ini sendiri dilakukan bermula dari adanya informasi yang masuk ke jajaran Satres Narkoba Polres Lahat, tentang adanya dugaan penyalahgunaan narkoba oleh oknum berseragam Pemkab disalah satu lokasi yang sampai berita ini disampaikan dirahasiakan petugas, berkaitan dengan upaya pengembangan lanjutan. Benar saja, saat petugas mencoba melakukan penyelidikan, hingga kemudian dilakukan penggrebekan, akhirnya didapati 2 orang tersangka dimaksud, berikut barang bukti (BB), berupa kantong plastik yang masih terdapat sisa serbuk diduga sabu sabu, sisa pakai keduanya.

“Benar, saat ini keduanya masih dalam proses penyidikan lebih lanjut kasusnya, termasuk upaya pengembangan asal usul sabu sabu itu sendiri. Sementara memang, keduanya merupakan TKS di lingkungan Disdik Lahat, satunya mengaku sopir Kadis, satunya lagi staff dekat Kadisdik,” ungkap Kapolres, AKP Roby Karya Adi Sik, melalui salah satu petugas Satres Narkoba, kepada pewarta, kemarin siang.

Sementara, hingga berita ini diturunkan, dari pihak Disdik Lahat sama sekali belum ada yang berkenan memberikan konfirmasi ataupun tanggapan pastinya, semuanya terkesan membungkam diri, atau menutup diri untuk memberikan keterangan ke wartawan. (IR)