Baturaja, – Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas IIB Baturaja menggelar kegiatan pemeriksaan kesehatan berupa skrining Tuberkulosis (TBC) bagi warga binaan. Kegiatan ini dilaksanakan sejak 2 hingga 5 Oktober 2025 sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan warga binaan sekaligus upaya pencegahan dan penanggulangan penyakit menular di lingkungan pemasyarakatan. Kamis, (02/10).
Pemeriksaan dilakukan melalui program **Active Case Finding (ACF)** dengan metode **Chest X-Ray (CXR)** atau rontgen dada. Kegiatan ini terlaksana berkat dukungan **Public Health Tuberculosis Center (PHTC) Kementerian Kesehatan RI Tahun 2025**, serta kerja sama dengan **Dinas Kesehatan Kabupaten OKU, Puskesmas Sekarjaya,** dan **PT. Cito Putra Utama**.
Melalui metode pemeriksaan rontgen, warga binaan dapat dipantau kondisi kesehatan paru-parunya, sehingga apabila terdapat indikasi gejala TBC dapat segera dilakukan tindak lanjut medis. Langkah ini menjadi bagian penting dari deteksi dini penyakit menular, mengingat lingkungan hunian tertutup seperti rutan memiliki risiko penularan yang lebih tinggi.
Kepala Rutan Baturaja menyampaikan bahwa kesehatan warga binaan merupakan salah satu prioritas utama dalam penyelenggaraan pembinaan. *“Dengan adanya pemeriksaan ini, kami berharap warga binaan mendapatkan penanganan cepat dan tepat apabila ditemukan indikasi TBC. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana edukasi agar mereka semakin sadar pentingnya menjaga kesehatan selama menjalani masa pembinaan di Rutan Baturaja,”* ujarnya.
Melalui kegiatan pemeriksaan TBC ini, Rutan Baturaja menegaskan komitmennya dalam mendukung program pemerintah di bidang kesehatan, sekaligus memastikan hak-hak dasar warga binaan, khususnya dalam aspek pelayanan kesehatan, tetap terpenuhi dengan baik.












