Sedangkan nomor yang dipertandingkan yaitu Water Rescue Challenge (WTR), Fire Road Accident Rescue Challenge (FRAR), Firefighter Fitness Drill Challenge (FFD), dan Firefighter Competency (FCT).
“SSFRC ini memperkenankan tim untuk menangani insiden, sementara tim yang lain dapat mengamati dan belajar dari simulasi tersebut. Setiap tim selanjutnya diberikan skenario yang sama dengan menerapkan prosedur dan teknik berbeda, semuanya akan dinilai,” paparnya.
Kepala Dinas ESDM Sumsel Hendriansyah menyampaikan apresiasi kepada PTBA yang sudah menginisiasi event ini.
Ia mengatakan bahwa kegiatan penambangan sangat berisiko tinggi terjadi kebakaran, kecelakaan kerja, dan sebagainya. Sekalipun sudah menempatkan inspektur di area tambang sekalipun tidak menutup kemungkinan terjadinya kecelakaan.
Karena itu, The 1st SSFRC yang digagas PTBA ini selain menjadi ajang lomba, juga untuk berbagi pengetahuan sehingga tim rescue semakin mumpuni dan responsif.
Pihaknya mengimbau agar seluruh perusahaan untuk memiliki tim rescue serta menyiapkan Sumber Daya Manusia (SDM) dan sumber dananya.






