Dalam sambutannya, Direktur Operasi & Produksi PTBA Suhedi mengatakan bahwa SSFRC ini merupakan ajang silaturahmi dan berbagi ilmu untuk meningkatkan kemampuan bersama, khususnya dalam hal penyelamatan atau rescue.
Ia berharap kegiatan seperti ini ke depan bisa dilaksanakan lagi, dan bukan hanya 11 tim saja yang ikut serta. Instansi pemerintah atau yang pihak lain yang berhubungan dengan rescue nantinya bisa ambil bagian dalam lomba ini.
Dipilihnya lokasi lomba ini, yakni Museum Batu Bara, sekaligus untuk mempromosikan Tanjung Enim sebagai kota wisata.
“Kepada peserta selamat berlomba, semoga berjalan dengan baik dan lancar, tetap semangat dan bertanding dengan sportif,” ujar Suhedi.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Panitia The 1st SSFRC Agung Budiarto mengatakan bahwa event ini masih dalam rangkaian Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional di PTBA. The 1st SSFRC diikuti 11 tim rescue yang berasal dari Sumsel, mulai dari tim rescue PTBA, anak/cucu perusahaan PTBA, mitra kerja PTBA, hingga instansi pemerintah.






