“Saya sangat mendukung sekali kegiatan-kegiatan yang seperti ini dilakukan secara rutin. Harapannya kegiatan-kegiatan seperti ini tidak hanya dilakukan setahun sekali, tapi diadakanlah kompetisinya ini secara rutin, ataukah per 3 bulan atau per 6 bulan sekali.
Kemudian juga kami minta, sambungnya, kepada cakupan pesertanya tadi, panitia melaporkan peserta yang hadir ini hanya 18, 9 dari SMP 9 dari SSB, sedangkan jumlah SMP yang ada di Kabupaten Lahat ini ada banyak. Setiap Kepala Sekolah itu harus melakukan pembinaan. Kirimkan perwakilannya, menang kala itu urusan lain, yang penting anak-anak ini diajarkan semangat untuk berkompetisi jadi keberhasilan itu bukan hanya pintar saja.
“Saya berpesan kepada anak-anakku sekalian, tolong berkompetisi lah secara sehat, jangan curang. Tunjukkan bahwa kalian ini adalah calon-calon atlet sepak bola profesional. Mudah-mudahan yang kedepannya ini ada di antara ada anak ini terpilih main di U-17, ada yang main di U-19 jadi berkesinambungan. Namun untuk dapat melahirkan atlet-atlet yang berprestasi, tentu ada beberapa langkah-langkah yang harus kita lakukan.






