BanyuasinOnline – Pasca lebaran Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Banyuasin ramai dipadati warga rantauan yang hendak mengurus administrasi kependudukan. Kebanyakan warga mengurus E-KTP dan Akte Kelahiran anak untuk keperluan di tempat rantauan, Selasa (12/7).

Sejak pagi hari kantor Disdukcapil sudah dipadati warga yang berbondong-bondong akan mengurus administrasi penduduk. Kebanyakan warga yang datang merupakan penduduk yang merantau ke luar Banyuasin. Seperti diakui Soliha warga Perairan Muara Padang datang langsung ke Disdukcapil hendak mengurus E-KTP karena selama ini ia kesulitan saat berada di tempat rantauan karena daerah setempat meminta kartu identitas.

” Saya kuliah di Jakarta, kebetulan belum dapat E-KTP, mumpung sedang liburan lebaran sekalian urus E-KTP biar tidak susah lagi di Jakarta,” katanya. Selama tinggal di Jakarta dirinya kesulitan saat akan berurusan masalah kuliahnya. Begitu juga saat akan mencari pekerjaan sampingan selama di Jakarta karena perusahaan meminta E-KTP sebagai kartu identitas pengenal. “Belum dapat E-KTP jadi tidak bisa begerak, mau cari kerja gak bisa, jadi mumpung pulang kampung sekalian urus semua,” ungkapnya.

Lain halnya yang dilakukan Sumakin warga Desa Talang Kemang hendak mengurus surat pindahnya ketempat baru di Jambi. Dirinya sudah 4 tahun merantau ke Jambi ikut teman bekerja serabutan. Namun saat ini ia masih memiliki E-KTP Banyuasin. Untuk itulah akan segera ia urus agar tidak kesulitan saat buat E-KTP di tempat baru. “Saya sudah melapor ke kantor Capil Jambi kata petugasnya minta surat pindah dulu dari daerah asal biar datanya bisa di proses,” ujar Sumakin.

Sementara itu Kadisdukcapil Banyuasin Hasan Masri mengatakan setiap tahun sudah biasa warga ramai mengurus administrasi kependudukan pasca lebaran. Menurut ia mudik tahun ini dimanfaatkan warga yang merantau diluar Bantuasin mengurus data diri. “Ada yang kuliah diluar mungkin belum dapat E-KTP, saat mudik inilah dimanfaatkan betul mengurusnya,” kata Hasan Masri,” pukasnya.