Pelatihan BMC pertama dilaksanakan pada Oktober–Desember 2025 dan diikuti oleh 12 peserta lulusan SMA/SMK dari desa sekitar area tambang, antara lain Desa Telatang, Gunung Kembang, Kebur, Muara Maung, dan Merapi. Peserta dipilih melalui proses seleksi berjenjang, mulai dari desa hingga seleksi akhir oleh PPA Academy.
Selama pelatihan, peserta dibekali kompetensi dasar mekanik oleh mitra pelatihan AKAPI melalui program yang dirancang secara terstruktur. Setelah lulus dan memperoleh sertifikasi, peserta akan dievaluasi untuk pengembangan kompetensi lanjutan serta berpeluang terserap di industri pertambangan dan sektor pendukung, termasuk di lingkungan PPA Group.
Abdurrosyid, Section Head HCGA PPA Site MIP, berharap program ini mampu mengolah potensi pemuda lokal menjadi tenaga kerja yang kompeten dan bersertifikat.
“PPA berkomitmen untuk terus bersinergi dan meningkatkan potensi masyarakat sekitar site melalui program pelatihan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ke depan, PPA dan MIP membuka peluang pengembangan dan perluasan program BMC agar dapat menjangkau lebih banyak pemuda dari desa-desa sekitar site. Seluruh proses pendaftaran dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah desa dan tim CSR perusahaan guna memastikan program tepat sasaran.






