Harianpalembang.com, PALEMBANG – Bertempat di Hotel Rio Palembang, Senin (13/06) Kementerian Olahraga melalui Asisten Deputi (Asdep) Peningkatan Tenaga dan Organisasi Keolahragaan Deputi Bidang Peningkatan Olahraga menggelar pelatihan Manajemen tata kelola Organisasi Keolahragaan untuk meningkatkan kualitas tata kelola organisasi keolahragaan agar lebih terbuka di Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel).

Kegiatan pelatihan tersebut merupakan salah satu bentuk fasilitas dari pemerintah pusat untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan organisasi di Sumsel, demikian dikatakan Suyadi Pawiro, Kepala Bidang Deputi Peningkatan Prestasi olahraga Kemenpora.

“Banyak statement dari Kemenpora cabang olahraga (cabor) di Indonesia lebih dominan bergantung kepada APBN/APBD, Untuk itu melalui program ini kita mendorong setiap cabor agar lebih mandiri mampu membiayai diri sendiri, misalnya dengan hal-hal kreatif,” jelasnya.

Ditambahkannya, kegiatan ini merupakan bagian dari refreshing dan evaluasi dari Kemenpora. Sementara untuk materi berbeda dengan lebih mengutamakan Marketing.

Sementara itu Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumsel, Ahmad Yusuf sangat menyambut baik penyelenggaraan pelatihan.

“Kami sangat berterimakasih dengan pemerintah pusat atas penyelenggaraan kegitan ini, pastinya peserta akan mendapatkan pengalaman yang sangat bermanfaat,” Katanya.

Lanjut Ahmad Yusuf, Ada empat hal penting dalam organisasi cabang olahraga, yang pertama yaitu Sumber Daya Manusia (SDM), kedua program yang baik, ketiga sarana prasarana yang menunjang, keempat pengelolaan anggaran yang tepat.

Kegiatan pelatihan ini dilaksanakan oleh Kemenpora bekerja sama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel. Kegiatan yang bekerjasama dengan Dinas Pemuda dan Olahraga Sumsel ini juga dihadiri oleh 80 peserta dari berbagai cabang olahraga diantaranya terdiri dari klub-klub olahraga berprestasi, BAPOSI, BAPOR dan organisasi keolahragaan lainnya. Serta menghadirkan 5 narasumber, 3 dari pemerintah pusat dan 2 diantaranya dari pemerintah provinsi.