“Mereka sudah siap lahir dan batin. Persiapan seleksinya cukup panjang agar pesan-pesan keagamaan yang disampaikan dapat diterima dengan baik oleh masyarakat setempat,” tambahnya.
Ia juga meminta Kemenag Kabupaten Empat Lawang segera berkoordinasi dengan pemerintah daerah, tokoh agama, serta tokoh masyarakat, termasuk memastikan para dai diantar langsung ke lokasi penempatan masing-masing.
Sementara itu, Tim Pendamping dari Direktorat Penerangan Agama Islam Kemenag RI, Angga Marzuki, menyampaikan bahwa program Dai 3T telah berjalan secara nasional sejak tahun 2022.
Pada tahun 2026 ini, Kemenag menargetkan pengiriman 1.500 dai ke seluruh Indonesia. Namun hingga saat ini, jumlah dai yang telah dikirim disebut sudah melampaui target, yakni mencapai 2.199 orang.
Marzuki juga mengingatkan para dai agar menjalankan tugas dengan mempedomani Surat Edaran Menteri Agama Nomor 09 Tahun 2023 tentang Pedoman Ceramah Keagamaan.
Adapun tujuh dai yang dilepas tersebut adalah Wahyu Aslam, Fredy Suhendra, Mohammad Mudrikun Ni’am, Romi Padli, Eko Heru Apriono, Ade Rifani Ardian, serta koordinator dai dari pusat, Ihwanul Muadib.






