Palembang, Sumseltoday.com — Kantor Wilayah Kementerian Hak Asasi Manusia (Kanwil KemenHAM) Sumatera Selatan memperkuat sinergi dengan Komisi XIII DPR RI dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penghormatan, perlindungan, pemenuhan, penegakan, dan pemajuan hak asasi manusia (P5HAM). Hal tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan P5HAM yang digelar Direktorat Penguatan HAM Masyarakat, Komunitas dan Pelaku Usaha bersama mitra kerja, Anggota DPR RI Komisi XIII Kartika Sandra Desi, S.H., M.M., di Grand Atyasa Convention Centre, Palembang, Kamis (10/9).
Kegiatan dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Selatan Hendry Marulitua, S.H., M.H., didampingi Kepala Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Berti Andriani, S.H., M.H., beserta jajaran Bidang Instrumen dan Penguatan HAM Kanwil KemenHAM Sumatera Selatan. Turut hadir Anggota DPR RI Komisi XIII Kartika Sandra Desi, S.H., M.M., Wakil Wali Kota Palembang Prima Salam, Wakil Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Raden Gempita, S.H., Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan Komisi V Alwis Gani, S.E., M.M., Wakil Ketua DPRD Kota Palembang Hari Apriansyah, S.M., M.M., serta tim Direktorat Penguatan HAM Masyarakat, Komunitas dan Pelaku Usaha. Kegiatan diikuti sekitar 200 peserta dari berbagai unsur masyarakat Kota Palembang.
Dalam sambutannya, Kakanwil KemenHAM Sumsel Hendry Marulitua menekankan bahwa P5HAM perlu ditempatkan sebagai bagian dari kehidupan bermasyarakat, bukan sekadar pemahaman mengenai aturan dan kebijakan. Menurutnya, upaya tersebut membutuhkan keterlibatan pemerintah, lembaga legislatif, pemerintah daerah, masyarakat, serta pemangku kepentingan lainnya agar nilai-nilai HAM dapat diterapkan secara nyata.
Hendry juga mendorong peserta untuk memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ruang pembelajaran dan dialog. Pemahaman yang baik mengenai hak dan kewajiban diharapkan dapat membangun sikap saling menghormati serta mendorong masyarakat untuk turut berperan dalam mencegah dan menyelesaikan berbagai persoalan yang berkaitan dengan HAM di lingkungannya.






