“Program ini sangat baik untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Koperasi menjadi wadah pemberdayaan masyarakat desa agar lebih mandiri dan sejahtera,” Terang Bursah.
Sementara itu, pemerintah pusat menargetkan sebanyak 30.000 unit KDKMP dapat beroperasi penuh di seluruh Indonesia pada 16 Agustus 2026 mendatang. Program tersebut juga diproyeksikan mampu menyerap ribuan tenaga kerja dari masyarakat setempat.
KDKMP sendiri dirancang sebagai pusat layanan ekonomi terpadu desa, mulai dari penyerapan hasil pertanian, penyediaan logistik pangan murah, fasilitas penyimpanan, hingga layanan sosial dan simpan pinjam. Melalui program ini pemerintah berharap rantai distribusi pangan menjadi lebih efisien serta mampu melindungi masyarakat.(Red)






