“Citra Pak Jokowi di mata masyarakat Sumsel sangat positif. Apalagi infrastrutur yang dibangun di Sumsel adalah infrastruktur strategis yang mampu meningkatkan citra Sumsel di tingkat nasional dan dunia,’’ papar R Imron.
Menurutnya, kekalahan Jokowi di Sumsel pada Pilpres 2014 lalu sangat dipengaruhi oleh sosok Hatta Rajasa yang memang dikenal sebagai putra daerah terbaik Sumsel di tingkat nasional. Sehingga sentimen kedaerahan saat ini sangat kental sehingga pasangan Prabowo-Hatta mengungguli pasangan Jokowi-JK. Apalagi saat itu, hampir seluruh kepala daerah di Sumsel mendukung pasangan Prabowo-Hatta. Sementara saat pasangan Jokowi-JK hanya didukung oleh Bupati OKU Timur, H.Herman Deru bersama parpol koalisi.
“Prediksi saya pada Pilpres 2019 mendatang Pak Jokowi akan meraih kemenangan sekitar 60%. Petanya berubah,’’ tegas R Imron.
Hal senada disampaikan pengamat politik Sumsel, Ardiansyah Chaniago. Dosen salah satu PTS di Palembang itu dalam diskusi tersebut menambahkan, kemenangan Jokowi juga dipengaruhi oleh tampilnya pasangan Gubernur dan Wagub Sumsel terpilih. Herman Deru- Mawardi Yahya (HDMY) yang sudah mendeklrasikan diri untuk memenangkan pasangan Jokowi-Makruf Amin. “Herman Deru punya pendukung militan yang cukup besar di Sumsel, hal ini sangat menguntungkan bagi Jokowi-Makruf Amin,’’ jelas dia.












