Harianpalembang.com, TALANG KELAPA – Pedagang di pasar tradisional Sukomoro kalang kabut, pasalnya Selasa kemarin sekitar pukul 09.30 WIB rombongan Dinas Kesehatan (Dinkes) Banyuasin sidak ke pasar tersebut untuk mengecek bahan makanan yang ada di pasar. Hasilnya ditemukan bahan makanan seperti tahu dan mie mengandung formalin, Selasa (7/6).
Para pedagang yang saat itu ramai dikunjungi pembeli menjual beraneka ragam makanan, beberapa pedagang yang menjual Tahu, Mie, Dawet, Cincau, ikan asin, ikan laut kebingungan saat tim Dinkes kesehatan tiba-tiba menghampiri dagangan mereka.
Petugas lantas minta izin untuk menguji ke beberapa pedagang tahu, mie dan cincau. Saat di uji laboratorium, ternyata tahu dan mie yang dijual positif mengandung formalin. Petugas juga melakukan pemeriksaan pada bahan makanan lainnya seperti dawet dan cincau. Bahan makan yang positif mengandung formalin diminta untuk tidak dijual karena bisa membahayakan pembeli.
“Kita sudah melakukan uji laboratorium dan ternyata hasilnya tahu dan mie mengandung formalin. Begitu juga bahan makanan lain seperti dawet dan cincau. Kami himbau ke pedagang yang sudah terbukti mengandung formalin untuk tidak dijual ke masyarakat,” kata dr Masagus Hakim Kadis Kesehatan Banyuasin saat sidak di pasar.
Lebih lanjut kata Hakim, bahan makanan lainnya seperti ikan asin dan ikan laut yang dijual di pasar tidak menutup kemungkinan mengandung formalin juga, dia berharap pedagang janganlah menjual makanan yang mengandung bahan berbahaya tersebut.
“Pelaku yang menjual makanan berformalin bisa diancam hukuman pidana. Jadi, diharapkan tidak boleh menjual makanan berbahaya lagi kedepan,” tambah Hakim.
Salah satu pedagang, Muhtar, tidak mengetahui jika tahu yang dia jual mengandung formalin. Dia sendiri mendapatkan tahu dari pedagang di km 5 Palembang. Dia tidak menyangka bahwa tahu yang dijual berbahaya dikonsumsi.
“Saya tidak tahu pak kalau dagangan saya berformalin, tahu itu saya beli di Km 5. Memang harganya jauh lebih murah dari tempat lain, saya mau komplain ke penjualnya akibat sidak ini dagangan saya jadi sepi,” jelasnya.
Selain Sidak makanan, pedagang pasar Sukomoro juga dikejutkan kedatangan Bupati Banyuasin Yan Anton Ferdian dan rombongan saat memantau langsung kebutuhan pokok yang ada di pasar Sukomoro. Menurut Yan harga kebutuhan pokok yang ada di pasar Sukomoro masih stabil.
“Setelah kita lihat memang ada kenaikan beberapa komoditas, namun kenaikan itu masih tahap wajar, seperti biasa memasuki bulan Ramadhan. Begitu juga stok yang ada mencukupi selama bulan Ramadhan.












