Tugas tersebut menurutnya merupakan tugas berat dan kompleks, sehingga diperlukan dukungan dari para pemangku kepentingan dibidang lalu lintas lainnya.
“Polri telah menetapkan pelaksanaan operasi
keselamatan tahun 2024 secara serentak di seluruh wilayah indonesia selama 14 hari (tanggal 4 sampai 17 maret 2024) mengusung tema ‘keselamatan berlalu lintas yang pertama dan utama’ dan di polda Sumsel menggunakan sandi operasi keselamatan musi 2024 dan ini butuh dukungan semua pihak,” urainya.
Mantan Kepala Biro Operasi Polda Jambi tersebut mengatakan konsep operasi mengedepankan giat preemtif, preventif dan penegakan hukum.
“Konsep pelaksanaannya secara preemtif 40%, preventif 40%, dan penegakan hukkum 20% yakni etle statis atau etle mobile berikut teguran terhadap masyarakat yang melanggar lalu lintas, dan cara bertindak kita terjun pada titik lokasi kemacetan, pelanggaran, kecelakaan lalu lintas untuk meningkatkan ketertiban masyarakat berlalulintas,” terangnya.
Ferri mengatakan harapan dari dilaksanakannya operasi keselamatan supaya
masyarakat dapat menjalankan ibadah puasa dengan tenang dan nyaman menjelang datangnya bulan suci ramadhan dan lebaran nanti.






