- Efisiensi energi melalui re-enginering sudut belt plough chute dengan penurunan pemakaian energi sebesar 1225 869 kWh atau setara 4 416Gjoule.
- Efisiensi air melalui pengurangan air operasional dengan modifikasi tipe water spray menjadi water mist. Penurunan pemakaran air bersih sebesar 338 m3.
- Implementasi metode stop and go dalam operasional pembongkaran batu bara dengan penurunan emisi setara 68 tonCO2e.
- Pengurangan limbah oli bekas sebesar 2.88 ton dan pemanfataan Iimbah non B3 anorganik sebesar 2,75 ton.
- Penangkaran satwa langka burung jalak bali dengan kontribusi penangkaran satwa langka sebesar 4%.
- Inovasi “Bamboo for Life” yang mencakup program tusuk sate dan penanaman bambu, produk turunan cuka bambu pemanfaatan limbah karet bender berbasis CSV, hingga central market “Pasar Kampoeng SI OKE”.
Selain kategori Emas, Bukit Asam juga berhasil meraih penghargaan PROPER kategori Hijau untuk Unit Pertambangan Tanjung Enim melalui sejumlah langkah efisiensi seperti program elektrifikasi, pengurangan limbah oli bekas, dan penggunaan kembali air dari tambang untuk pembersihan coal handling facilty (CHF).
Tidak hanya itu, Dermaga Kertapati turut pula menyumbangkan penghargaan PROPER kategori Hijau untuk sejumlah program efisiensi, di antaranya perbaikan Capsitor bank, extend oil trafo dan perbaikan instalasi jalur pipa air.
Dengan berbagai program yang dilakukan serta apresiasi dari Pemerintah Republik Indonesia kepada Bukit Asam melalui PROPER, tentunya hal ini kian memotivasi Bukit Asam untuk terus memberikan kontribusi terbaik bagi Indonesia. Bukit Asam berkomitmen untuk terus tumbuh dan berkembang bersama masyarakat sekitar, membangun hubungan yang harmonis di tengah-tengah lingkungan yang lestari, serta memberi manfaat seluas luasnya kepada pemangku kepentingan. (Rilis/Humas PTBA)












