Adapun, keempat kandidat itu adalah John Heri yang berasal dari Surat Kabar Jembatan Informasi, kemudian Firdaus Komar dari Harian Umum Berita Pagi, lalu Hadi Prayoga dari Sriwijaya Post, dan yang terakhir Aan Sartana dari Antara Sumsel.
Dalam pemilihan Ketua PWI Sumsel yang baru ini juga diketahui terdapat sekitar 463 wartawan yang memiliki hak suara. Dimana, dari total tersebut yang memberi mandat diketahui sebanyak 106 orang.
Komitmen Firdaus Komar terhadap organisasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) tidak diragukan lagi. Sejak menjadi wartawan di harian Sriwijaya Post pada 1994 ia sudah berproses dan masuk bergabung di organisasi PWI Sumsel.
Meski banyak organisasi wartawan yang menawarkan jadi pengurus, terutama saat-saat reformasi, Firdaus tetap komitmen bergabung dengan PWI. Keaktifan pria kelahiran Muara Lakitan, Musirawas pada 8 Januari 1971 ini di PWI sudah sejak 1999.
Ia dipercaya memimpin Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) PWI Sumsel yang saat itu berhasil menggelar Rakernas SIWO, yaitu pertemuan pengurus SIWO se-Indonesia yang saat itu SIWO PWI Pusat dipimpin Atal S Depari.












