Kenapa Hari Ibu Diperingati Tanggal 22 Desember? Ini Sejarahnya

PALEMBANG, sumseltoday.com – Hari Ibu di Indonesia diperingati setiap 22 Desember. Penetapan tanggal ini memiliki nilai sejarah yang erat kaitannya dengan perjuangan perempuan Indonesia dalam memperjuangkan hak, peran, serta kedudukannya di tengah masyarakat dan bangsa.

Berbeda dengan sejumlah negara lain yang memperingati Hari Ibu pada waktu berbeda, Indonesia menetapkan 22 Desember sebagai Hari Ibu karena bertepatan dengan momen penting lahirnya persatuan gerakan perempuan Indonesia.

Sejarah Kongres Perempuan Indonesia Pertama

Sejarah Hari Ibu di Indonesia tidak dapat dilepaskan dari Kongres Perempuan Indonesia Pertama yang diselenggarakan pada 22–26 Desember 1928 di Yogyakarta. Kongres ini lahir dari kesadaran kolektif perempuan Indonesia akan pentingnya kebersamaan dalam memperjuangkan cita-cita bangsa.

Gagasan penyelenggaraan kongres mulai menguat sejak tahun 1927, ketika aktivis perempuan Indonesia mendapat undangan dari Pacific Congress di Hawaii, namun belum dapat mengirimkan perwakilan. Pada tahun yang sama, Ny. Soekonto, Ny. Soewardi, dan Nn. Soejatin membentuk Pemufakatan Perhimpunan Politik Kebangsaan Indonesia (PPPKI) sebagai wadah perjuangan bersama.