PALEMBANG, Sumseltoday.com – Pimpinan Ketua Partai Golongan karya (Golkar) Kecamatan Kertapati, Rachmad Firdaus memaknai Hari Sumpah Pemuda sebagai wahana untuk menjaga Tanah Air serta memiliki daya saing, terutama untuk para generasi muda saat ini. Perkembangan teknologi hari ini sering kali membuat generasi terlena dan lupa akan tradisi.
“Berhati-hatilah bahwa abad ini abad kompetisi dan kita terlena, maka kita kalah dan terdominasi. Tetaplah menjadi penjaga tradisi tapi paham teknologi,” ujarnya saat dibincangi media ini, Minggu (28/10/2018).
Menurut Calon Anggota Legislatif (Caleg) DPRD kota Palembang ini, di tengah lingkungan generasi milenial saat ini, perlu dilakukan dan juga diterapkan revolusi kebudayaan, hal itu dilakukan agar generasi muda tidak tercerabut pada akar budayanya sendiri. Rachmad pun mencontohkan Jepang. Walaupun menguasai teknologi, tetapi akar budayanya tetap terjaga saat teknologinya mampu menguasai dunia.
”Jepang tetap menjadi Jepang dan tidak berubah di tengah kemajuaan teknologinya. Anak-anaknya ke sekolah masih berjalan kaki. Sedangkan kita terlihat sibuk sendiri dengan peranti teknologi seperti gadget hari ini,” ungkap Caleg Dapil VI ini.












