“Kesulitan dari jalan Tol Kapal Betung ini selain dari kondisi jalan yang rawa serta akses kebutuhan seperti tanah timbun yang jauh, faktor cuaca juga menjadi penentu. Karena sering sekali terjadi hujan bisa menghambat pekerjaan, membuat kendaraan sulit untuk melintas. Jadi kita memprediksi Juni 2019 itu sudah rambung dan bisa dilewati serta menyambung dengan tol Palindra,” ujar Gunadi kepada wartawan saat jumpa pers dikantornya.kamis(31/05)
Pembangunan jalan tol Kayu Agung ke Palembang sampai ke Betung dengan panjang total 111,69 kilometer saat ini sudah mencapai 45 persen.
Pembangunan jalan tol ini dibagi menjadi 3 seksi yakni seksi 1 dari Kayu Agung-Palembang dengan panjang 33,5 kilometer, seksi 2 dari Palembang-Musi Landas dengan panjang 33,9 kilometer dan seksi 3 dari Musi Landas -Betung dengan panjang 44,69 kilometer.
“PT Waskita Karya selalu berusaha untuk meminimalkan gangguan dan ketidaknyamanan selama pembangunan dan berkomitmen untuk memperbaiki kerusakan yang ditimbulkan selama proses pembangunan jalan tol yang bertujuan untuk kemajuan Provinsi Sumsel,” paparnya.












