Program Serasi Produktifkan Lahan Gambut di Sumsel

“Program serasi  bertujuan agar lahan rawa bisa produkif. Untuk mengolah lahan itu, Saya minta khususnya untuk Ogan Ilir lahan-lahan terbengkalai sejak dulu, Kita bikin gerakan khusus produktifkan lahan tanpa biaya pemilik lahan,” tambahnya  sebari menyebutkan lebih baik mencegah dari pada memadakamkan kebakaran harena  biayanya jauh lebih mahal untuk itu dia minta keterlibatan masyarakat.

Sementara Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel Iriansyah dalam paparannya menyebutkan, telah terjadi peningkatan data hotspot yang cukup signifikan terpantau dari aplikasi “ Lapan Fire” dimana ditandai dengan peningkatan kejadian kebakaran khususnya di wilayah Kabupaten Ogan Ilir.

“ Ogan Ilir  merupakan wilayah lahan rawa yang mulai mengalami kekeringan seiring masuknya puncak musim kemarau. Untuk lahan gambut seperti di OKI dan Muba saat ini masih relatif aman, walau kondisi permukaan air pada lahan gambut sudah mulai menyusut drastis,” ungkapnya.

Secara rinci Iriansyah mengatakan, data luas karhutla  yang berhasil dikalkulasikan oleh tim gabungan pemadaman darat seluas 257,9 ha dengan rincian Kabupaten Ogan Ilir seluas 121,15 ha, Kabupaten Banyuasin 6 ha, Kabupaten Pali 57,75 ha, Kabupaten Lubuk Linggau 0,5 ha, Kabupaten Muba 4 ha, dan Kabupaten OKI 68,5 ha.