Untuk mempermudah pembuatan Sertifikat Halal bagi pelaku usaha mikro dan kecil, Kementerian Agama RI mencanangkan program SEHATI (Sertifikasi Halal Gratis) 2023 dengan target pemberian 1 Juta quota Sertifikasi Halal.
Dalam rangkaian strategi program percepatan realisasi 1 Juta Sertifikasi Halal gratis, Kemenag RI merekrut tenaga pendamping proses produk halal yang berasal dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan dan Penyuluh Agama Islam.
Berdasarkan keterangan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Kabupaten Lahat Yahya Edward, SE, M.Si menyatakan “bahwa tenaga pendamping dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu yang berjumlah 2 (dua) orang yaitu Sdri. Zubaidah, SE dan Selviani, S.A.P telah melaksanakan tugasnya dengan telah berhasil menerbitkan Izin Berusaha (NIB) dan Sertifikat Halal bagi UMKM yang ada di Kabupaten Lahat.” Ujar yahya
“Pelaku usaha UMKM yang telah mendapatkan NIB dan Sertikat Halal adalah Umi Hani (Pempek Cemot), Ekom Komala (Es Puter Bang Eko) dan Budi Baidilah (Pempek Rizki). Saat ini masih banyak UMKM yang Sertifikat Halalnya masih dalam proses diantaranya Erwan Santosa (Pempek Mangcek Wawan), Mardalena (Roti Ciknga Lena), Syurya Husni (Roti Bakar Barokah), Yanti Hermala (Warung Mamak), Juanda Saputra (Martabak Bangka), dan Vito Valenetino (Kopi Kiro).” Lanjutnya






