“Kolaborasi yang kuat antara perusahaan, lembaga pendamping, dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menciptakan dampak sosial dan ekonomi yang berkelanjutan. Kami mengapresiasi komitmen PTBA dalam menghadirkan program yang tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga membangun kapasitas masyarakat agar semakin mandiri,” ujarnya.
Apresiasi juga disampaikan Kepala Desa Tegal Rejo, Teguh Priono. Menurutnya, program budidaya itik petelur telah memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dengan membuka peluang usaha produktif yang mampu meningkatkan perekonomian warga.
Sementara itu, Sustainable Community Development Section Head PTBA, Ajis Purnomo, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam menciptakan kemandirian ekonomi masyarakat melalui pengembangan sektor peternakan yang memiliki prospek jangka panjang.
“Melalui pelatihan ini, kami berharap kapasitas anggota kelompok semakin meningkat, baik dari sisi teknis budidaya maupun pengelolaan usaha. Dengan demikian, program ini dapat terus berkembang dan memberikan manfaat ekonomi yang berkelanjutan bagi masyarakat,” kata Ajis.












