Konsolidasi Partai Golkar Kisruh, Posisi Ketua Dewan Diperebutkan

PALEMBANG, Sumseltoday.com,- Unggulnya Partai Golkar menjadi pemenang pada Pilkada 2019 lalu, mengantarkan Partai berlambang pohon beringin ini berhak memperoleh kursi ketua DPRD Sumsel.

Namun sangat disayangkan Partai yang memperoleh 13 kursi ini terpantau kisruh  ketika menggelar konsolidasi  Partai Golkar DPD Sumsel di Hotel Exelton Palembang pada Minggu (25/08), Hal ini terungkap  dari penuturan Rubi Indiarta SE. Selaku Koordinator Pemuda Peduli Partai Golkar.

“Kami para kader muda partai Golkar ini jangan dipertontonkan dengan contoh yang tidak baik, jangan ajari kami cara melanggar aturan partai demi ambisi pribadi, apalagi sampai kisruh seperti ini, ga enak liatnya. Ungkap Rubi.

Dijelaskan Rubi, bahwa penyebab kisruhnya konsolidasi ini dipicu perebutan kursi ketua dewan yang tidak sesuai dengan AD dan ART Partai.

“Harusnya DPD Partai Golkar Provinsi sumatera selatan agar mengusulkan nama nama calon ketua DPRD provinsi Sumsel sesuai dengan aturan AD dan ART partai, selain itukan ada aturan terkhusus sebagaimana termasuk dalam hasil keputusan rapat pimpinan nasional ( RAPIMNAS) V partai Golkar tahun 2013.

Kami meminta kepada DPP Partai Golkar untuk segera menindaklanjuti pendapat dan pernyataan sikap kami, sesuai dengan peraturan dan perundangan undangan yang berlaku demi tegaknya Marwah organisasi partai Golkar, dan meminta kepada ketua umum Erlangga Hartanto segera menindaklanjuti polemik yang menabrak aturan ini”,Ujar Rubi mengakhiri. (**)