Program selanjutnya, mengupayakan adanya sekretariat yang permanen.
“Seperti diketahui sekretariat PWI Sumsel sekarang masih menumpang di bangunan milik Kodam II Sriwijaya. Pernah ada terbangun melalui dana APBD Sumsel, namun kemudian entah bagaimana prosesnya bisa dialihkan kepada pihak lain. Ini akan dilakukan berbagai usaha dan upaya agar sekretariat yang sebenarnya diperuntukkan bagi PWI Sumsel itu bisa dikembalikan lagi sesuai peruntukannya,” jelasnya.
Sementara program yang keempat, berusaha mewujudkan PWI Sumsel sebagai organisasi yang profesional dan bermartabat di era digital.
“Berbagai program nanti dirancang untuk mencapai tujuan itu. Baik itu melalui pendidikan dan pelatihan yang dilakukan secara formal, informal maupun nonformal,” tuturnya lagi.
Dan yang terakhir, bersinergi dan berkolaborasi dengan berbagai stakeholder agar anggota PWI bisa mendapatkan berbagai fasilitas dan kemudahan.
“Tentunya, itu akan menunjang kinerjanya sebagai wartawan,” jelasnya merinci program yang telah digagasnya.






