Dalam penyampaian materi, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Selatan bapak Hendry Marulitua, S.H., M.H., menekankan pentingnya sinergi antara pemerintah, aparat penegak hukum, pelaku usaha, dan masyarakat dalam mencegah serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Karhutla berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan, kerusakan lingkungan, serta dampak sosial dan ekonomi. Sebaran asap juga perlu diantisipasi karena berpotensi mengganggu keselamatan penerbangan di Bandara Sultan Mahmud Badaruddin II apabila menurunkan jarak pandang, serta mengancam keselamatan dan Keamanan Depo Pertamina disekitar.
Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif. Masyarakat menyampaikan pertanyaan terkait perlindungan HAM, dampak karhutla, dan tanggung jawab bersama dalam menjaga lingkungan. Pada kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian HAM Sumatera Selatan juga menyerahkan bantuan berupa masker dan vitamin secara simbolis kepada Kepala Desa Gasing sebagai bentuk kepedulian terhadap kesehatan masyarakat.
Kegiatan berlangsung tertib dan kondusif serta mendapat respons positif dari masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan meningkatnya kesadaran masyarakat terhadap pemenuhan HAM dan terbentuknya komitmen bersama untuk mencegah karhutla, melindungi kesehatan dan keselamatan masyarakat, serta mengantisipasi risiko terhadap objek vital strategis dan keberlangsungan pelayanan publik.






