“Karena saya ini sebenarnya pribadi yang cukup jarang untuk keluar kota sebelumnya, jadi beneran berasa melihat dunia yang baru ketika menempuh pendidikan di Kota Malang,” kenangnya.
Pengalaman tersebut membentuk kepercayaan dirinya dan memperkaya keterampilan yang ia bawa hingga memasuki dunia kerja. Menurutnya, BIDIKSIBA menjadi titik penting dalam perjalanan hidupnya.
“Itu luar biasa bisa mengubah hidup saya 180 derajat. Dari pekerjaan, mindset, kemudian soft skill yang saya punya, banyak hal yang berubah dalam hidup saya,” ujarnya.
Perjalanan Putri menjadi salah satu gambaran dampak BIDIKSIBA dalam membuka akses pendidikan tinggi bagi generasi muda di sekitar wilayah operasional PTBA. Di Sawahlunto, program ini terus mendapat antusiasme masyarakat, terutama dari keluarga prasejahtera yang ingin memberikan kesempatan pendidikan tinggi bagi anak-anak mereka.
Bagi Putri, kesempatan tersebut layak dimanfaatkan dengan sungguh-sungguh. Ia mengajak generasi muda untuk berani menjalani proses, termasuk ketika menghadapi kegagalan.






