Di Banyuasin, Jokowi Tinjau Program Padat Karya Tunai

Tak hanya pengecoran jalan, dalam program padat karya tunai ini juga dikerjakan pembangunan sarana sanitasi berupa 30 jamban untuk 30 Kepala Keluarga (KK) dengan anggaran Rp2 juta per jamban.

“Yang kedua saya lihat juga bagus jambanisasi tadi, membikin jamban-jamban keluarga kurang lebih 2 juta per jamban tadi baru dikerjakan di 30 KK, 30 jamban. Ini juga membangun sebuah sanitasi yang baik bagi keluarga, kesehatan lingkungan di kampung,” kata Kepala Negara.

Presiden pun mengatakan bahwa penggunaan dana desa, baik untuk irigasi, untuk jalan desa, untuk sanitasi, hingga posyandu, sudah sangat efektif. Dalam 4 tahun terakhir, lanjutnya, pemerintah sudah memberikan Rp187 triliun kepada desa.

“Manfaatnya tentu saja kita ingin perputaran uang di bawah juga semakin banyak,” ucapnya.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Iriana dalam peninjauan program padat karya tunai ini, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Eko Putro Sandjoyo, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri PU dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Gubernur Sumatra Selatan Alex Noerdin dan Bupati Banyuasin SA Supriono.(ril)