Sementara itu, mewakili Balai Perpustakaan Nasional Deni Kurnadi mengatakan, untuk mendorong perpustakaan di Indonesia ada 187 Dinas perpustakaan yang akan di bentuk untuk di kabupaten/kota.
“Ini bisa di dukung secara koleksi oleh APBN, APBD dan masyarakat, supaya perpustakaan yang ada di desa atau kelurahan bisa memenuhi kebutuhan koleksi Informasi Dinas Perpustakaan (Dispus) di daerah secara struktural,” ujarnya,
Lanjut Deni, pustakawan supaya bisa struktural, harus sesuai dengan standar melalui pelatihan formal, “apabila di tanya soal 25 perguruan tinggi yang membuka jurusan perpustakaan di daerah, yang jelas masih kurang, oleh karena itu harus di dukung dengan diklat-diklat, baik itu di nasional, provinsi kabupaten/kota secara umum untuk tenaga pustakawan,”
Untuk layanan pada generasi anak-anak seperti layanan gadget nantinya akan kita luncurkan sesuai kebutuhan media elektronik untuk sehari-hari”, tutup Deni. (red-1)
