Indeks

PTBA Resmikan NUSA di Pasir Sakti, Perkuat Rehabilitasi Mangrove Berbasis Masyarakat.

“Pasir Sakti merupakan kawasan yang berhasil mengubah wilayah terdampak abrasi menjadi ekosistem mangrove yang pulih, produktif, sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Kehadiran NUSA semakin memperkuat Pasir Sakti sebagai pusat pembibitan dan pengembangan mangrove dalam ekosistem BA-MAXI (Bukit Asam Mangrove Nexus Initiative),” ungkapnya.

Ketua KTH Mutiara Hijau I, Samsudin, menjelaskan bahwa perjalanan pengembangan persemaian mangrove dimulai sejak awal tahun 2000-an melalui proses belajar secara mandiri dan berbagi pengetahuan dengan berbagai pihak. Berbekal pengalaman tersebut, kelompoknya berhasil mengembangkan teknik pembibitan yang semakin adaptif terhadap kondisi pesisir.

“Saat ini, persemaian disini mampu memproduksi sekitar 500.000 bibit mangrove per tahun, dengan kapasitas tertinggi yang pernah dicapai mencapai 650.000 bibit per tahun. Sebanyak 11 jenis mangrove dibudidayakan di lokasi ini, diantaranya Rhizophora seperti apiculata, stylosa, dan mucronata. Kemudian ada juga mangrove jenis api-api dan Lacang (Bruguiera),” papar Samsudin.

Exit mobile version