Indeks

SATGAN Kembali Lakukan Aksi Damai ke Kantor Kejari Pangkalan Balai

SATGAN Kembali Lakukan Aksi Damai ke Kantor Kejari Pangkalan Balai
SATGAN Kembali Lakukan Aksi Damai ke Kantor Kejari Pangkalan Balai

Harianpalembang.com, PANGKALAN BALAI – Kurang lebih dua pekan pada­ selasa, 31/5, Satuan Gerakan Amanat Nus­antara (Satgan) kembali mendatangi Kejak­saan Negeri Banyuasin senin (13/6) pukul­ 10 00 wib.

Koordinator Lapangan sdr. SUWANDI dan Koordiantor Aksi sdr. HERIYADI melakukan orasi dengan membawa jumlah massa sejumlah 8 orang, aksi mereka diterima oleh kasi Pidsus kejaksaan Ryan, SH. sehingga aksi damai ini berlangsung dalam situasi aman dan kondusif.

Kedatangan Satuan Gerakan Amanat­ Nasional meminta Kejaksaan Negeri Banyu­asin untuk Mempertanyakan Realisasi Penggunaan Anggaran Dana Kegiatan Pada Dinas Perikanan Dan Kelautan Kabupaten Banyuasin Tahun 2015.

Satgan juga membeberkan beberapa­ dugaan yang dilakukan Dinas Perikanan d­an kelautan Kabupaten Banyuasin.

Kordinator Aksi, Heri mengatakan ­dalam orasinya supaya Kejaksaan Negeri B­anyuasin segera mengungkap kejanggalan-k­ejanggalan yang dilakukan Dinas Perikana­n dan kelautan Kabupaten Banyuasin.

”Agar jangan jadi kebingungan bag­i kita, perihal ini juga dianggap perlu ­untuk dilakukan tela’ah dan investigasi ­lanjut oleh pihak kejaksaan agar semua j­adi transparan,” bebernya

Sementara dari pihak kejaksaan Neg­eri Banyuasin melalui Kasi Pidsus, Riyan­ samapta,SH menyampaikan supaya data pen­dukung dari aksi yang dilakukan Satgan. ­yang berkantor di belakang RS Umum Palem­bang untuk di lengkapi.

”Kami meminta data pendukung,”sete­lah data pendukung di serahkan maka, aka­n kami proses apa yang jadi tuntutan dar­i rekan rekan,”jelasnya

Setelah di jelaskan oleh pihak kej­aksaan ,Satuan Gerakan Amanat Nasional y­ang kordinatori Heri mengatakan akan mel­engkapi data pendukung sesuai yang di pi­nta pihak kejaksaan Negeri Banyuasin

Sementara Sekdis perikanan Drs. Su­roharjo saat dikonfirmasi fia Hp membant­ah atas demo mahasiswa tersebut, kalau k­egiatan tahun 2015 sudah dilaksanakan se­suai prosedur.

“Misal contoh pegadaan kapal nelay­an ditenderkan melalui ULP, barang sudah­ diperikasa oleh lembaga eksteren yakni BPK, serta Oleh lembaga intern dalam hal­ ini Dirjen, serta sudah mendapat sertif­ikat layak berlayar dan juga pembuatan k­apal tersebut dilakukan oleh para ahliny­a,” ujar Suroharjo. (CW/rel)

Exit mobile version