Direktur Hilirisasi dan Diversifikasi Produk PTBA, Turino Yulianto meyakini, Sustainability Through Technology merupakan salah satu kunci utama menuju masa depan energi yang berkelanjutan.
Teknologi memungkinkan PTBA menjawab tantangan lingkungan tanpa harus mengorbankan ketahanan energi maupun pertumbuhan ekonomi. Oleh karena itu, Perseroan memandang batubara tidak semata-mata harus ditinggalkan.
“Menurut saya yang lebih penting adalah bagaimana kita memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan energi yang semakin bersih, lebih efisien, dan mampu menurunkan emisi karbon secara signifikan. Di sisi lain, kita juga terus mengembangkan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari portofolio energi masa depan Indonesia. Semangat tersebut sejalan dengan transformasi yang sedang dijalankan PTBA,” terang Turino.
Selain mengembangkan proyek-proyek hilirisasi batubara seperti Coal to DME, SNG dan Kalium Humat yang memberikan nilai tambah sekaligus mengurangi intensitas emisi, PTBA juga terus memperluas pengembangan bisnis energi baru dan terbarukan, dimana total portfolio PLTS Perseroan telah mencapai 1,2 MWp.
